Jika kamu suka membaca komik atau menonton anime terkenal semacam Naruto, Boruto, Dragon Ball, atau One Piece, dan kamu berharap suatu hari nanti bisa memahami anime-anime tersebut secara langsung tanpa bantuan terjemahan bahasa Indonesia, maka Jurusan Sastra Jepang layak untuk kamu pertimbangkan.

Sebelum benar-benar memilih Jurusan Sastra Jepang sebagai bidang yang akan kamu geluti di perguruan tinggi, terlebih dahulu kamu harus tahu seluk-beluk tentang jurusan ini.

Mari langsung saja kita mulai dengan mencoba menjawab pertanyaan “Apa itu Jurusan Sastra Jepang?”

Apa itu Jurusan Sastra Jepang?

apa itu jurusan sastra jepang
Image by Marcelo Kato from Pixabay

Jurusan Sastra Jepang adalah sebuah jurusan di perguruan tinggi yang didesain untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang bahasa, sastra, dan kebudayaan Jepang. Jurusan ini biasanya berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Budaya.

Jika kamu kuliah di jurusan ini, maka kamu akan mempelajari bahasa dan kebudayaan orang Jepang.

Bahasa Jepang yang akan dipelajari di jurusan ini mulai dari tata bahasa (bunpou) hingga percakapan (kaiwa).

Adapun kebudayaan orang Jepang, maka yang akan kamu pelajari adalah budaya Jepang tradisional dan yang modern. Kebudayaan di sini mencakup sejarah, kesenian, model pakaian, dan kebiasaan orang Jepang serta tradisi yang berlaku di sana.

kebudayaan jepang
Image by Sasin Tipchai from Pixabay

Ketika sudah menginjak semester 6, kamu akan diminta untuk memilih fokus studi: apakah bahasa, sastra, atau budaya Jepang. Fokus studi ini bertujuan untuk menentukan topik apa yang akan dibahas di penelitian akhir nanti.

Oh ya, mengenai penelitian akhir atau skripsi, kamu tidak perlu khawatir, karena sejauh ini Jurusan Sastra Jepang di Indonesia belum tidak mengharuskan mahasiswanya untuk menulis skripsi dalam bahasa Jepang.

Bedanya Kuliah di Jurusan Sastra Jepang dengan Kursus Bahasa Jepang?

Perbedaan antara kuliah di Jurusan Sastra Jepang dan kursus bahasa Jepang tentu saja ada. Perbedaannya, selain terletak pada gelar yang diberikan setelah lulus, juga pada materi yang dipelajari.

mata kuliah sastra jepang
Sumber gambar: https://www.instagram.com/p/BuTbdyJHSvr

Jika belajar di lembaga kursus bahasa Jepang, kamu berfokus pada bahasa Jepang sebagai alat komunikasi. Adapun jika kamu kuliah di Jurusan Sastra Jepang, maka kamu bukan hanya mempelajari bahasa Jepang sebagai alat komunikasi, tetapi juga mempelajari kebudayaan dan sastra Jepang secara lebih mendalam sehingga kamu memiliki pengetahuan yang lebih dibandingkan jika kamu hanya mengikuti kursus bahasa Jepang.

Walau demikian, bukan berarti lulusan Jurusan Sastra Jepang lebih baik dibandingkan lulusan kursusan bahasa Jepang. Karena kualitas adalah tanggung-jawab masing-masing individu, maka sangat mungkin jika lulusan lembaga kursus bisa mengungguli mereka yang mengklaim diri sebagai anak kampus.

Gelar Sarjana dan Prospek Kerja

Lulusan sarjana Jepang akan mendapatkan gelar S.Hum (sarjana humaniora) atau S.S (sarjana sastra). Sebagian universitas memberikan gelar S.Hum kepada lulusan sastra Jepang, dan sebagian lainnya memberikan gelar S.S.

Setelah lulus, bisa bekerja sebagai apa?

Banyak profesi yang bisa dijalani oleh lulusan Sastra Jepang.

Pertama, kamu bisa bekerja di bidang pendidikan sebagai tenaga pengajar di lembaga kursus bahasa Jepang, guru privat bahasa Jepang, atau dosen untuk mata kuliah bahasa Jepang dan mata kuliah lainnya yang berhubungan dengan kebudayaan Jepang.

Kedua, mengingat banyak perusahaan Jepang yang berada di Indonesia, maka kamu bisa bekerja sebagai staff HRD, atau staff di dalam divisi lainnya di perusahaan Jepang, atau bekerja di kantor Kedutaan Jepang di Indonesia.

Ketiga, kamu bisa bekerja sebagai penerjemah atau interpreter bahasa Jepang ke bahasa Indonesia atau sebaliknya.

Keempat, kamu bisa bekerja sebagai penulis artikel atau buku-buku yang topiknya seputar negara Jepang.

gunung fuji
Gunung Fuji di Jepang (Photo by Liger Pham from Pexels)

Kelima, khusus kamu yang suka jalan-jalan, maka kamu bisa bekerja sebagai pemandu wisata bagi wisatawan Jepang yang berkunjung ke Indonesia.

Keenam, khusus buat kamu yang berjiwa perantau, sebagai lulusan Jurusan Sastra Jepang, kamu memiliki modal bahasa untuk merantau ke Jepang dan berkarir di negeri sakura sana.

Prospek kerja Jurusan Sastra Jepang sangat banyak, bukan?

Gaji Lulusan Sastra Jepang

Gaji yang akan didapatkan sebagai lulusan sastra Jepang, tergantung pada jenis pekerjaan yang kamu lakukan, tingkatan kemampuan bahasa Jepang, keahlian, pengalaman, dan perusahaan tempat kamu bekerja itu sendiri. Semakin tinggi level pekerjaan, kemampuan berbahasa, keahlian yang digunakan untuk bekerja, dan semakin besar perusahaan tempat bekerja, maka semakin besar pula gaji yang didapat.

Bicara tentang bahasa Jepang, kemampuan berbahasa Jepang ada tingkatannya, lho! Untuk mengukur tingkat kemampuan kamu dalam berbahasa Jepang, kamu harus mengikuti ujian kemampuan bahasa Jepang  (NihonGo Noryoku Shiken) yang dilaksanakan dua kali dalam setahun. Level terendah adalah level 5 atau yang biasa disebut dengan N5 dan level tertinggi adalah level 1 atau yang biasa disebut dengan N1.

Semakin tinggi level bahasa Jepang yang kamu miliki, kemungkinan kamu untuk mendapatkan gaji yang lebih besar pun akan lebih besar. Untuk gaji seorang staff perusahaan Jepang yang memiliki sertifikat N3 biasanya mulai dari 5 juta rupiah (fresh graduate); jika kamu memiliki pengalaman kerja maka kamu bisa mendapatkan lebih dari itu. Jika kamu memiliki sertifikat N2 dan N1 kamu bisa mendapatkan gaji hingga puluhan juta. Menarik, bukan?

Universitas yang Ada Jurusan Sastra Jepang

Untuk kamu yang tertarik untuk masuk Sastra Jepang. Berikut ini daftar universitas di Indonesia yang memiliki jurusan sastra Jepang.

Universitas Negeri:

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Sumatera Utara
  • Universitas Andalas
  • Universitas Udayana
  • Universitas Negeri Surabaya
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Gajah Mada
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Padjadjaran
  • Universitas Negeri Jakarta
  • Universitas Negeri Semarang
  • Universitas Riau

Universitas Swasta:

  • Universitas Bina Nusantara
  • Universitas Al-Azhar Indonesia
  • Universitas Darma Persada
  • Universitas Pakuan
  • Universitas Bung Hatta
  • Universitas Jenderal Soedirman
  • Universitas Kristen Maranatha
  • Universitas Dian Nuswantoro
  • Universitas Nasional
  • Universitas Widyatama
  • Universitas Dr. Soetomo

Cukup banyak universitas yang membuka jurusan ini, tapi dari sekian banyak itu, baru sekitar sembilan universitas yang Jurusan Sastra Jepang-nya telah mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kesembilan universitas yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Universitas Hasanuddin
  2. Universitas Dian Nuswantoro
  3. Universitas Brawijaya
  4. Universitas Indonesia
  5. Universitas Andalas
  6. Universitas Bina Nusantara
  7. Universitas Udayana
  8. Universitas Padjadjaran
  9. Universitas Gadjah Mada

Demikian pembahasan tentang Jurusan Sastra Jepang. Semoga tulisan ini bisa membantumu lebih mengenali jurusan ini. Tertarik kuliah di jurusan yang satu ini? Minna, nihongo gakka de manabimashou!

Penulis

Pecinta wisata kuliner dan travelling ini merupakan lulusan Sastra Jepang Universitas Andalas, Padang. Saat ini tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia dan bekerja sebagai Japanese speaker di sebuah perusahaan di sana.

1 Komentar

Berikan Komentar

SHARE yuk biar yang lain juga bisa mendapat MANFAAT dari artikel ini :)