Salah satu ciri introvert adalah tidak menyukai keramaian, atau dalam kata lain, menyukai kesendirian. Lalu, bagaimana introvert seharusnya bersikap saat berada di kampus? Apa yang seharusnya dilakukan introvert saat menjadi mahasiswa nanti?

Sebagai orang introvert dan pernah kuliah selama tujuh tahun, saya memiliki pengalaman, dan mungkin saja, pengalaman itu bermanfaat bagimu.

Dalam artikel ini, saya tidak akan menceritakan pengalaman-pengalaman saya, melainkan saya akan langsung menuliskan saran. Kalau menurut kamu saran saya bagus, lakukanlah sesuai yang saya sarankan!

Oke, karena kamu introvert, saya tahu kamu kurang menyukai basa-basi. Langsung saja, ini sarannya!

1. Fokus pada Kegiatan Menuntut Ilmu

Di kampus ada banyak orang, ada banyak kegiatan. Buat kamu calon mahasiswa introvert, jangan khawatir. Saat kuliah nanti, fokus saja kepada kegiatan yang sifatnya menuntut ilmu, seperti menghadiri kelas, mengikuti acara seminar, dan baca buku di perpustakaan.

baca buku di perpustakaan
Image Source: jarmoluk/Pixabay

Kalau kamu fokus pada kegiatan yang sifatnya menuntut ilmu, orang-orang tidak akan merasa aneh kok sama kamu, karena universitas memang tempatnya untuk itu.

2. Jadilah ahli

Perguruan tinggi adalah tempat untuk menuntut ilmu. Jadi, ilmu adalah yang utama di sini. Kalau kamu berilmu, atau memiliki keahlian di atas rata-rata pada bidangmu, orang-orang di sekitarmu akan lebih menghormatimu.

Untuk menjadi seorang yang ahli di bidang yang merupakan bakatmu, tidak perlu menunggu kuliah. Sebelum kuliah sebaiknya kamu sudah memiliki keahlian. Berdasarkan pengalaman, mahasiswa baru yang berkepribadian introvert dan memiliki keahlian, tidak akan diremehkan.

So, kalau kamu baca artikel ini dan kamu masih kelas 2 SMA misalnya, luangkan waktu dari untuk membentuk keahlian.

Ada beberapa keahlian yang saya sarankan untuk kamu bentuk sejak sekarang:

A. Bahasa Inggris

Untuk hal ini, kamu jangan cuma mengandalkan test ujian bahasa Inggrismu yang bagus. Tapi, fokus pada keahlian. Jangan bangga kalau nilai bahasa Inggris bagus tapi gak bisa nonton film bahasa Inggris tanpa subtitle. Jangan ngaku bisa bahasa Inggris kalau ngobrol sama bule aja gak lancar.

Fokus pada pembentukan keahlian. Kalau kamu sudah memiliki skill ini sebelum masuk kuliah, dijamin pedemu akan meningkat dahsyat saat menjadi mahasiswa nanti.

B. Menulis
menulis
Image source: Ramdlon/Pixabay

Salah satu tugas yang biasa dilakukan oleh mahasiswa adalah membuat makalah. Kalau kamu sudah biasa menulis karya ilmiah dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kamu akan lebih dihormati sebagai mahasiswa introvert.

Untuk belajar menulis, bisa dimulai dengan membentuk kebiasaan membaca buku-buku bagus. Dengan terbiasa membaca buku-buku bagus, pemahaman mengenai susunan kalimat yang baik akan otomatis terbentu.

Di sela-sela kegiatan membaca, belajarlah membuat tulisan. Untuk langkah pertama, bisa dimulai dari menulis catatan harian atau diary. Ini cara saya dulu. Kalau kamu tidak suka cara ini, bisa dengan menulis status di media sosial atau blog.

C. Berbicara

Mahasiswa yang ketika bertanya kepada dosen, bisa menyampaikan pertanyaan dengan susunan kalimat yang singkat-padat sehingga tidak membuang-buang waktu dosen, akan dihargai oleh para dosen.

Mahasiswa yang ketika melakukan presentasi di kelas, bisa menyampaikan ide-idenya dengan menarik dan berargumentasi dengan baik, akan membuat takjub teman-teman sekelas dan membuat perhatian dosen tertuju padanya.

Singkat kata, keahlian berbicara, akan membuat urusan di kampus menjadi lebih mudah.

Langkah termudah untuk membentuk keahlian berbicara adalah dengan masuk ke pelatihan public speaking.

Saat mengikuti pelatihan public speaking, kamu akan belajar bagaimana berkomunikasi secara efektif. Hal ini penting untuk membuat kamu bisa tampil bagus saat melakukan presentasi di kelas atau saat bertanya di acara-acara seminar. Dengan tampil bagus saat momen-momen tersebut, orang-orang akan lebih mengenalmu dan menjadi lebih menghargaimu.

Untuk memiliki tiga keahlian di atas, jangan belajar ketiganya sekaligus. Bertahap saja. Fokus satu-satu. Yang penting, kamu harus mulai dari sekarang. Jangan tunda-tunda. Hobi main game-mu, hilangkan! Main game, itulah yang biasanya bikin calon mahasiswa tidak bisa belajar!

3. Tinggal di tempat yang memiliki privasi

tinggal di tempat yang memiliki privacy
Image source: Pexels/Pixabay

Saran ketiga saya buat calon mahasiswa introvert, saat sudah kuliah nanti, jangan tinggal di kosan! Orang introvert biasanya tidak betah tinggal di kosan karena suasana kosan yang bising.

Kalau rumahmu dekat kampus, kamu tidak usah ngekos, pulang-pergi saja. Kalau rumahmu jauh dari kampus, pilihlah rumah kontrakan yang membuatmu bisa tinggal sendirian. Kalau mau lebih hemat, tinggal di asrama yang disediakan kampus. Walaupun asrama kampus dihuni oleh banyak mahasiswa, tapi asrama kampus memungkinkan kamu untuk tinggal di kamarmu sendiri.

Dengan tinggal di tempat yang memiliki privasi, kamu bisa beristirahat melepas lelah sepulang dari kampus. Beda halnya kalau kamu tinggal di kosan yang penghuninya ramai. Bisa-bisa sepulang dari kampus kamu malah tambah stres.

Saya pribadi, sewaktu kuliah, tinggalnya di rumah orangtua, pernah agak lama tinggal di pesantren mahasiswa, dan pernah tinggal di beberapa kosan. Karena saya tinggal di beberapa tempat itulah, jadinya saya tahu mana tempat tinggal yang cocok untuk introvert.

4. Biasakan Menjadi Muslim yang Baik

Tips keempat ini khusus untuk introvert yang beragama Islam. Walaupun kamu introvert, tetap kamu harus menjalankan kewajibanmu sebagai muslim.

Shalat di rumah walaupun menurut perasaanmu lebih menyenangkan, tetaplah berangkat untuk shalat berjama’ah. Di masjid memang banyak orang, dan mungkin itu membuatmu sebagai introvert kurang nyaman. Tapi, sebenarnya tidak begitu. Setelah shalat berjama’ah, hati akan merasa tenang, merasa lebih nyaman karena kamu tahu bahwa shalat berjama’ah lebih utama dibandingkan shalat sendirian. Kalau kamu selama ini shalat lima waktu di rumah, paksakan diri untuk shalat berjama’ah di masjid dekat rumah. Paksakan diri, lama-lama nanti juga akan terbiasa, kok. Kalau sudah terbiasa, shalat berjama’ah di masjid tidak akan lagi terasa sebagai beban.

Selain shalat berjama’ah di masjid, aktivitas lain yang perlu kamu biasakan dari sekarang ialah mengikuti kajian keislaman. Saat kamu sudah kuliah nanti, kemungkinan kamu akan menemui lembaga semacam LDK (Lembaga Dakwah Kampus). Kalau di kampusmu nanti ada LDK, gabunglah ke situ. Acara-acara yang diadakan LDK biasanya adalah pengajian, mabit (malam bina taqwa), liqa (istilah di kalangan aktivis PKS), halaqah (istilah di kalangan aktivis HTI), kajian, diskusi, seminar, dll.

Walaupun di YouTube bertebaran video-video ceramah ulama, seperti Tuan Guru Ustadz Abdul Shomad, Lc. MA, Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA, dll, tapi tetap luangkan waktu untuk mengikuti pengajian offline. Menonton ceramah di YouTube jangan berhenti, pengajian di sekitar tempat tinggal tetap diikuti.

Dengan membiasakan diri menjadi muslim yang baik, segala urusanmu insya Allah akan dipermudah oleh-Nya. Ingat, dalam Al-Quran Allah SWT telah berfirman:

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah dengan takwa yang sebenarnya, maka Allah SWT akan membuatkan baginya jalan keluar atas segala permasalahannya, dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”

Jadi, jangan lupakan Allah SWT ya, guys. Beneran, memasuki dunia kampus itu gak mudah bagi mayoritas introvert. Nah, kalau kita jauh dari Tuhan, kepada siapa lagi kita bisa meminta bantuan? Orang lain hanya bisa memberimu saran, tapi cuma Allah yang benar-benar bisa kasih kamu pertolongan.

Penutup

Demikian empat saran dari saya, selaku alumni yang memiliki kepribadian introvert, untuk kamu, calon mahasiswa, yang memiliki kepribadian yang sama dengan saya. Semoga bermanfaat!

Featured image © Yastremska/Bigstock.com

Penulis

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sehari-hari mengelola CalonMahasiswa.com, sebuah blog yang didedikasikan untuk membantu calon mahasiswa mendapatkan informasi dan tips yang mereka butuhkan.

Berikan Komentar

Artikel ini Bermanfaat?

Jika ya, silakan bagikan ke teman-teman kamu, ya!
▸tutup